Rabu, 03 Oktober 2012

RAPBN 2013

11.47 :: Posted by - NUR CAHYONO :: Category -


Pemerintah mengajukan total belanja negara sebesar Rp1.657,9 triliun dalam postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2013.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato pengantar Nota Keuangan dan RAPBN 2013 menyatakan kualitas belanja negara harus terus ditingkatkan agar dapat mendorong peran APBN sebagai stimulus pembangunan.

"Anggaran belanja negara direncanakan mencapai Rp1.657,9 triliun, naik 7,1% dari pagu belanja negara pada APBN-P 2012," ujar SBY dalam pidato pengantar Nota Keuangan dan RAPBN 2013 di gedung DPR, Kamis (16/8/2012).


Upaya mendorong kualitas belanja, kata Yudhoyono, diupayakan melalui efisiensi belanja yang kurang produktif, menghilangkan sumber kebcoran anggaran, memperlancar penyerapan anggaran, dan meningkatkan anggaran infrastruktur.

Peningkatan anggaran infrastruktur diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan memperluas lapangan kerja.


"Melalui berbagai langkah itulah, kita harapkan APBN 2013 dapat dikelola secara efisien, efektif, transparan dan akuntabel, sehingga benar-benar dapat memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional," katanya.

Dalam RAPBN 2013 alokasikan belanja terbagi dalam tiga kelompok besar, yakni belanja Kementerian Negara/Lembaga Rp547,4 triliun, belanja non-Kementerian Negara/Lembaga Rp591,6 triliun, dan transfer ke daerah Rp518,9 triliun.

Belanja K/L tersebut a.l. mencakup belanja pegawai sebesar Rp241,12 triliun, belanja barang Rp159,153 triliun, dan belanja modal Rp193,83 triliun.

Selain itu, belanja subsidi dianggarkan sebesar Rp316,09 triliun, pembayaran bunga utang Rp113,24 triliun, dan belanja sosial Rp59,03 triliun.  


Untuk lebih lengkapnya tentang Postur RAPBN 2013 klik sini

Comments :

0 komentar to “RAPBN 2013”

Posting Komentar